Analisis Fitur
1. Koordinat Right Angle Menjadi Koordinat Polar
Citra telapak tangan dapat diubah dari sistem koordinat right angle menjadi sistem koordinat polar dengan rumus berikut:Dimana I adalah citra pada sistem koordinat right angle dan I' adalah citra pada sistem koordinat polar dalam usaha untuk merepresentasikan intensitas lipatan telapak tangan, citra pada domain frekuensi dibagi menjadi bagian-bagian kecil dengan sederetan lingkaran yang memiliki titik pusat yang sama.
Energi yang ada pada area mirip cincin dirumuskan sebagai berikut:2. Pencocokan Fitur
Pencocokan fitur dilakukan dengan menghitung jarak antara dua set fitur telapak tangan. Karena sebuah telapak tangan direprsentasikan oleh fitur R dan fitur θ, maka pencocokan fitur dilakukan dengan menghitung jarak antara fitur R dan fitur θ.
Jika RXi (i=1, 2,..., N) dan RYi (i=1, 2,..., N) mewakili dua set fitur R. Maka jarak antara DRxy dengan RXi (i=1, 2,..., N) dan RYi (i=1, 2,..., N), dirumuskan sebagai berikut:Jangkauan dari Dθxy berkisar antara 0 dan 100. Fitur R dan fitur θ digunakan untuk melakukan proses pencocokan dari ekstrasi fitur pada citra telapak tangan dengan tujuan untuk melakukan identifikasi telapak tangan. Dalam identifikasi sampel uji yang diambil dari seorang pengguna akan dicocokan dengan sampel latih yang telah disimpan sebelumnya, jika skor yang diperoleh dari persamaan diatas kurang dari nilai ambang tertentu yang telah dtentukan sebelumnya maka pengguna dianggap tidak teridentifikasi, selain itu pengguna akan dianggap teridentifikasi oleh sistem dengan memberikan identitas yang memiliki kemiripan tertentu.
Komentar 0