Metode Fuzzy C-Means Clustering
Metode Fuzzy C-Means Clustering pertama kali dikenalkan oleh Jim Bezdek pada tahun 1981 (Jain dkk, 1999). Fuzzy C-Means adalah salah satu teknik pengelompokkan data yang mana keberadaan tiap titik data dalam suatu kelompok (cluster)ditentukan oleh derajat keanggotan. Metode Fuzzy C-Means termasuk metode supervised clustering dimana jumlah pusat cluster ditentukan di dalam proses clustering. Algoritma dari fuzzy c-means adalah sebagai berikut (Yan, 1994):
dengan:
Vkj = pusat cluster ke-k untuk atribut ke-j
ηik = derajat keanggotaan untuk data sampel ke-i pada cluster ke-k
xij = data ke-i, atribut ke-j
dengan:
Vkj = pusat cluster ke-k untuk atribut ke-j
ηik = derajat keanggotaan untuk data sampel ke-i pada cluster ke-k
xij = data ke-i, atribut ke-j
Pt = fungsi objektif pada iterasi ke-t
Dengan I = 1,2,...,n; dan k=1,2,...c.
Dimana:
Vkj = pusat cluster ke-k untuk atribut ke-j
ηik = derajat keanggotaan untuk data sampel ke-i pada cluster ke-k
xij = data ke-i, atribut ke-j
ATAU
maka berhenti. Jika tidak: t=t+1, ulangi langkah ke-4.
Komentar 0