Pengembangan Basis Data
Pengembangan basis data selalu membutuhkan kerjasama dari beberapa orang dengan keahlian yang berbeda-beda. Proses ini melibatkan pemakai, analis data, ahli komputer, database administrator, serta wakil dari pihak manajemen yang akan memakai sistem.
Tujuan Pengembangan Sistem Basis Data
1. Akses data yang fleksibel (data flexibility)
Untuk memberikan kemudahan dalam menampilkan kembali data-data yang diperlukan dan menampilkannya dalam format yang berbeda2. Pemeliharaan Integritas data (data integrity)
Untuk selalu meyakinkan bahwa nilai-nilai data dalam SBD adalah benar, konsisten, dan selalu tersedia3. Proteksi data dari kerusakan dan akses ilegal (data security)
Keamanan data diperlukan untuk melindungi data dari kerusakan yang terjadi karena alam (kebakaran, banjir, dll) atau akses yang ilegal. Recovery merupakan proses untuk menyusun kembali basis data yang mengalami kerusakan4. Menghilangkan ketergantungan data pada program aplikasi (data independence)
Ada 2 bentuk ketergantungan, yaitu logik dan fisik.- Ketergantungan logik, bahwa perubahan kebutuhan user terhadap data dapat berubah, tapi hal tsb tidak mengakibatkan perubahan pada pandangan user terhadap basis data
- Ketergantungan fisik (schema), bahwa diskripsi logik data tidak mengalami ketergantungan pada perubahan-perubahan yang terjadi dalam teknik penyimpanan secara fisik
Komentar 0