Pertimbangan Performansi dalam Aplikasi
Performansi / kecepatan operasi ke basis data ditentukan oleh:
Algoritma tersebut dapat diperbaiki menjadi:
- DBMS yang digunakan
- Arsitektur perangkat keras yang menjadi platform
- Jumlah pemakai yang terlibat
- Volume data
- Tingkat kompleksitas operasi basis data
- Cara penulisan aplikasi
1. Memanfaatkan Indeks Primer
Sedapat mungkin memanfaatkan indeks primer / sekunder dalam setiap proses query ke basis data, contoh:- Select.... From pegawai where idpegawai = vidpegawai
- Update pegawai set.... Where idpegawai = vidpegawai
- Delete from pegawai where idpegawai = vidpegawai
- Select '01'+left(nomhs,2) as vthn from mahasiswa where... Diganti menjadi: Select nomhs as vnim from mahasiswa where thn_masuk = '01'+left(vnim,2)
- Select... from kuliah where left(kdmtk,3)='TFD' Diganti menjadi: Select... from kuliah where kdmtk like 'TFD%'
- pada perintah yang asal (belum diperbaiki) maka pengerjaan pencarian data dan penerapan fungsi dilakukan diserver
- pada perintah perbaikan, karena dibuat fungsi dan perhitungan bukan merupakan bagian dari perintah query, maka server hanya akan melakukan pencarian data, sedangkan pengerjaan mengenai fungsi dilakukan di client
2. Operasi Join
Operasi join pada beberapa tabel dapat digunakan untuk mengefisienkan perintah dan sekaligus banyaknya data yang harus ditangani. Contoh: Ada dua perintah:- Select kdmtk as vkdmtk, nilai as vnilai from nilai where nomhs=vnomhs
- Select sks as vsks from kuliah where kdmtk=vkdmtk
Komentar 0